Ungkapan "Tunggu" dalam Bahasa Jepang

Ungkapan "Tunggu" dalam Bahasa Jepang

Dalam mempelajari bahasa Jepang, salah satu hal penting yang harus dikuasai adalah penggunaan kata "tunggu" atau ungkapan penundaan.

Kata "tunggu" dalam bahasa Jepang memiliki beberapa variasi yang perlu dipahami agar dapat berkomunikasi dengan lancar.

Bahasa Jepangnya Kata "tunggu" yang paling umum digunakan adalah "待つ (matsu)".  Kata ini digunakan untuk menyatakan tindakan menunggu atau menunda suatu kegiatan.

Misalnya, jika ingin meminta seseorang untuk menunggu, maka bisa mengatakan "少し待ってください (Sukoshi matte kudasai)" yang berarti "Tolong tunggu sebentar".Selain "待つ (matsu)", ada juga variasi lain yang dapat digunakan, seperti "保つ (tamotsu)" yang berarti "menjaga" atau "mempertahankan".

Ungkapan ini biasanya digunakan dalam konteks menjaga sesuatu agar tetap ada atau tidak berubah. Contohnya, "この状態を保ってください (Kono jōtai o tamotte kudasai)" yang berarti "Tolong pertahankan kondisi ini".

Dalam percakapan sehari-hari, Kalian juga dapat menggunakan "待っている (matteiru)" yang berarti "sedang menunggu" atau "留める (tomeru)" yang berarti "menahan" atau "menghentikan". Ungkapan ini lebih informal dan dapat digunakan saat berbicara dengan teman atau keluarga.

Kosakata Ungkapan Penundaan dalam Bahasa Jepang

Selain kata "tunggu", ada banyak kosakata dan ungkapan lain dalam bahasa Jepang yang dapat digunakan untuk menyatakan penundaan atau penantian. Berikut adalah beberapa contohnya:

Ungkapan Penundaan Halus

  • しばらく待ってください (Shibaraku matte kudasai) - "Tolong tunggu sebentar"
  • 少々お待ちください (Shōshō omachi kudasai) - "Mohon tunggu sebentar"
  • 今しばらくお待ちください (Ima shibaraku omachi kudasai) - "Tolong tunggu sebentar lagi"

Ungkapan Penundaan Tegas

  • 待つのは無理です (Matsu no wa muri desu) - "Saya tidak bisa menunggu"
  • 待てません (Matemasem) - "Saya tidak bisa menunggu"
  • 待つことはできません (Matsu koto wa dekimasen) - "Saya tidak dapat menunggu"

Ungkapan Penundaan dengan Alasan

  • 用事があるので待てません (Yōji ga aru node matemasem) - "Saya tidak bisa menunggu karena ada urusan"
  • 時間がないので待つことができません (Jikan ga nai node matsu koto ga dekimasen) - "Saya tidak bisa menunggu karena tidak ada waktu"
  • 急いでいるので待つのは難しいです (Isoide iru node matsu no wa muzukashī desu) - "Saya terburu-buru jadi sulit untuk menunggu"

Ungkapan Penundaan Halus dengan Alasan

  • 申し訳ありませんが、少し待っていただけますか? (Moushiwake arimasen ga, sukoshi matteite dakemasuka?) - "Maaf, bisakah Anda menunggu sebentar?"
  • 遅れてしまって申し訳ありません。少々お待ちください (Okurete shimatte moushiwake arimasen. Shōshō omachi kudasai) - "Maaf, saya terlambat. Tolong tunggu sebentar"
  • 時間がなくて大変申し訳ありません。お待たせしてすみません (Jikan ga nakute taihen moushiwake arimasen. Omataseshite sumimasen) - "Maaf, saya tidak punya banyak waktu. Maaf sudah membuat Anda menunggu"

Contoh Percakapan Menggunakan Ungkapan Penundaan

Berikut adalah contoh percakapan sederhana yang menggunakan ungkapan penundaan dalam bahasa Jepang:

A: 今すぐ行きましょう。(Ima sugu ikimashou.) - "Ayo pergi sekarang."
B: 申し訳ありませんが、少し待っていただけますか? (Moushiwake arimasen ga, sukoshi matteite dakemasuka?) - "Maaf, bisakah Anda menunggu sebentar?"

A: 予約の時間が迫っているので、急ぐ必要があります。(Yoyaku no jikan ga sematte iru node, isogu hitsuyou ga arimasu.) - "Waktu reservasi sudah dekat, jadi saya harus terburu-buru."
B: 分かりました。では、できるだけ早く行きましょう。(Wakarimashita. Dewa, dekiru dake hayaku ikimashou.) - "Baiklah, kalau begitu ayo kita pergi secepat mungkin."

A: 今日は時間に余裕がないので、少し待っていただけますか? (Kyō wa jikan ni yoyū ga nai node, sukoshi matteite dakemasuka?) - "Hari ini saya tidak punya banyak waktu, bisakah Anda menunggu sebentar?"
B: はい、分かりました。時間がないのはよく分かります。(Hai, wakarimashita. Jikan ga nai no wa yoku wakarimasu.) - "Ya, saya mengerti.

Saya tahu Kamu tidak punya banyak waktu."Dari contoh-contoh di atas, Kalian dapat melihat bagaimana penggunaan ungkapan penundaan dalam bahasa Jepang dapat bervariasi sesuai dengan situasi dan tingkat keformalan yang dibutuhkan.

Nah, menguasai kosakata dan ungkapan ini,  Maka akan mempermudah berkomunikasi dengan lebih lancar dan sopan dalam berbagai situasi.

Tips Menguasai Kata "Tunggu" dan Ungkapan Penundaan dalam Bahasa Jepang

  1. Pelajari dan hafalkan kosakata dasar untuk menyatakan penundaan, seperti "待つ (matsu)", "保つ (tamotsu)", "待っている (matteiru)", dll.
  2. Perhatikan konteks dan tingkat keformalan saat memilih ungkapan penundaan yang tepat. Gunakan yang lebih halus untuk situasi formal, dan yang lebih informal untuk percakapan sehari-hari.
  3. Latih penggunaan ungkapan penundaan dengan alasan, seperti "時間がないので待つことができません (Jikan ga nai node matsu koto ga dekimasen)". Ini akan membuat penundaan Anda terdengar lebih sopan.
  4. Perhatikan intonasi dan ekspresi wajah saat menyampaikan penundaan. Ini akan membantu kalian terdengar lebih natural dan tidak menyinggung lawan bicara.
  5. Praktikkan percakapan sederhana yang melibatkan ungkapan penundaan. Ini akan membantu Kamu terbiasa menggunakannya dalam situasi nyata.

Dengan menguasai kata "tunggu" dan berbagai ungkapan penundaan dalam bahasa Jepang, Kalian bisa berkomunikasi dengan lebih efektif dan sopan. Teruslah berlatih dan jangan ragu untuk mencoba menggunakannya dalam percakapan sehari-hari.

Kesimpulan

Dalam mempelajari bahasa Jepang, penguasaan kata "tunggu" dan ungkapan penundaan merupakan hal yang penting. Dengan memahami variasi kata "tunggu" dan kosakata ungkapan penundaan lainnya, siapapun bisa berkomunikasi dengan lebih lancar dan sopan dalam berbagai situasi. Praktikkan penggunaan ungkapan-ungkapan ini secara rutin, dan Anda akan semakin mahir dalam berbahasa Jepang.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow